Enterpreunership merupakan sebuah bidang yang banyak diminati akhir-akhir ini. Banyak sekali entrepreneur baru yang bermunculan. Memang, dengan kondisi perekonomian Indonesia saat ini, ditambah semakin padatnya populasi penduduk, entrepreunership menjadi sebuah usaha yang cukup menjanjikan. TIdak pandang usia, tua atau muda, semua bisa menjadi entrepreneur.
Bagi para pemula, mungkin sedikit sulit untuk mulai merintis usaha sebagai entrepreneur. Namun beberapa waktu yang lalu, Pak Aditya dari Promedia mencoba memberikan beberapa kiat untuk menjadi entrepreneur.
Kiat-kiatnya antara lain:
1. Mimpi
Milikilah mimpi sebanyak dan setinggi mungkin karena setiap usaha baru biasanya berawal dari sebuah impian. Semakin banyak mimpi yang kita miliki, semakin kita termotivasi untuk dapat berusaha lagi dan lagi. Jangan pernah berhenti bermimpi karena mimpilah yang membuat kita terus ingin bergerak maju.
Namun ada hal yang perlu diingat juga. Mimpi tetaplah mimpi, karena kita hidup dalam kenyataan, bukan dalam mimpi. Jangan bermimpi terlalu tinggi dari batas kemampuan kita. Jadilah realistis. Bermimpi boleh-boleh saja, namun sesuaikan juga dengan kondisi kita. Misalnya, kita bermimpi bisa lulus dengan IPK > 3,5 namun kenyataannya IPS kita tidak pernah melebihi batas 3,0. Apabila kita memaksakan impian kita, sepertinya sedikit terlalu berat. Jadi apa salahnya jika sedikit mengubah impian kita.
2. Organisasi
Mungkin beberapa orang tidak terlalu memperhatikan hal ini. Namun sesungguhnya, organisasi dapat memberikan kita kemampuan dan pengetahuan yang tidak bisa kita dapatkan di luar. Dengan mengikuti organisasi ,kita akan banyak bertukar pikiran dengan orang lain sehingga kita akan menjadi orang yang memiliki wawasan luas. Kita juga akan sering belajar untuk menjalin hubungan dan komunikasi yang baik dengan banyak orang. Karena itu, mulailah mengikuti organisasi sejak saat ini.
3. Efektivitas waktu
Seorang entrepreneur harus dapat memanfaatkan waktunya dengan baik dan efektif. Mungkin kita sebagai mahasiswa Teknik Informatika saat ini banyak sekali menghabiskan waktu untuk hal-hal yang tidak terlalu penting, misalnya: chatting, main game, friendster, dll. Seharusnya kita mampu memanfaatkan waktu kita untuk hal-hal yang lebih produktif. Sadarilah bahwa setiap detik yang kita lewatkan sekarang sangat berharga. Bisa jadi, kita hanya membuang waktu beberapa jam saja, namun efeknya di masa depan akan sangat terasa. Misalnya, ada dua orang yang ingin memulai sebuah usaha. Satu orang memulai usahanya hari ini, dan lainnya memulai besok. Bagi sebagian orang, mungkin hal ini tidak terlalu masalah, karena toh cuma selisih satu hari. Namun di masa yang akan datang, akan terlihat jelas perbedaan yang signifikan antara orang yang memulai usahanya hari ini dengan orang yang memulai usahanya esok hari.
4. Berani beresiko
Jika kita ingin maju, tidak ada salahnya jika kita berani untuk sesekali mengambil resiko. Jika kita memilih bermain aman saja, perkembangan usaha kita juga akan lambat. Padahal kita tahu sendiri, di luar sana sangat banyak usaha lain yang menjadi saingan dari usaha kita. Memang jika kita mengambil resiko, mungkin saja usaha kita yang akan menjadi taruhannya. Karena itu, kita jangan hanya berani saja tanpa modal apa-apa. Sebelum mengambil resiko, hendaklah dipikirkan dulu segala kemungkinan yang akan terjadi, sampai kemungkinan yang terburuk sehingga kita siap menerima apapun yang terjadi.
5. Sesuaikan dengan skill
Hal ini merupakan sesuatu yang pasti. Jika kita merintis usaha yang tidak sesuai dengan kemampuan kita, tentunya akan lebih sulit dan lebih lama. Kita harus belajar dulu, padahal waktu yang dibutuhkan untuk belajar itu tidak sedikit. Padahal para kompetitor kita sudah mulai menjalankan usahanya. Jika kita menyesuaikan usaha dengan skill kita, tentunya kita akan lebih merasa enjoy dan kita bisa menjalankan usaha kita dengan baik.
6. Hilangkan prasangka negatif
Jangan pernah berprasangka negatif terhadap apapun atau siapapun. Dengan berprasangka negatif, kita mungkin akan menjadi pribadi yang pesimis dan apatis. Hal ini tentunya akan sangat merugikan diri kita sendiri. Dan jika kita sudah memiliki usaha, hal ini tentunya akan berimbas pada usaha kita. Maka dari itu, bangunlah selalu pikiran positif yang akan menjadi energi kita dalam menjalankan usaha.
Dengan bermodal 6 hal di atas, kiranya kita sudah siap untuk memulai usaha kita. Mari kita mencoba.